Diperjalanan ia terus memikirkan kejadian yang baru ia alami itu. Ia agak keheranan mengapa peristiwa itu bisa terjadi, padahal tidak ada satupun halangan yang berarti. Ia tidak menabrak batu, jalannya juga tidak rusak, dan jalanan pun terlihat sepi, hanya beberapa kali saja terlihat kendaraan lalu lalang. Ia pun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa ia bisa kehilangan kesimbangan. What happen??
Labels
Tampilkan postingan dengan label tulisan ku. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tulisan ku. Tampilkan semua postingan
Senin, 20 Februari 2012
Beginilah maksiat.....
Suatu ketika
seorang aktifis dakwah, katakanlah si Fulan mendapatkan sebuah musibah, yaitu
kecelakaan saat ia sedang mengendarai sepeda motor. Ia sedikit terluka,
tangannya mengeluarkan darah, sedangkan celananya agak sobek akibat mencium
lantai jalan. Tidak hanya itu, motornya juga sedikit lecet. Alhamdulillah tidak
ada luka berat, hanya luka kecil saja. Ia pun bangun dan langsung mengangkat
motornya yang terbaring di jalan. Motor itu dinaikinya lagi kemudian ia starter
motornya dan brrummmm, bunyi motornya terdengar. Ia injang persenelingnya, dan
melanjutkan perjalannanya
Diperjalanan ia terus memikirkan kejadian yang baru ia alami itu. Ia agak keheranan mengapa peristiwa itu bisa terjadi, padahal tidak ada satupun halangan yang berarti. Ia tidak menabrak batu, jalannya juga tidak rusak, dan jalanan pun terlihat sepi, hanya beberapa kali saja terlihat kendaraan lalu lalang. Ia pun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa ia bisa kehilangan kesimbangan. What happen??
Diperjalanan ia terus memikirkan kejadian yang baru ia alami itu. Ia agak keheranan mengapa peristiwa itu bisa terjadi, padahal tidak ada satupun halangan yang berarti. Ia tidak menabrak batu, jalannya juga tidak rusak, dan jalanan pun terlihat sepi, hanya beberapa kali saja terlihat kendaraan lalu lalang. Ia pun bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi. Mengapa ia bisa kehilangan kesimbangan. What happen??
Selasa, 07 Februari 2012
Ukhuwah dan Cinta
Alhamdulillah, ebook perdana yang saya buat dapat terbit. semoga ebook ini bermanfaat bagi pengunjung semua. silahkan upload link di bawah ini..
Minggu, 08 Januari 2012
Antara suci dan batu
“............Ketahuilah bahwa di dalam jasad manusia
terdapat segumpal daging. Jika ia baik maka baik pula seluruh jasadnya dan jika
ia rusak maka rusak pula seluruh jasadnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu
adalah hati." (HR. Bukhori dan Muslim).
Petikan hadits di atas menyampaikan pesan kepada kita
khususnya umat muslim mengenai peran hati dalam mencetak sifat, karakter, dan
perangai diri kita. Hatilah yang menentukan seorang manusia itu baik atau
buruk. Pada dasarnya, segala perbuatan yang kita lakukan, dari berjalan,
berlari, duduk, diam, bahkan berbaring
bekerja atas perintah otak. Namun pada hakikatnya hatilah yang memberikan
sinyal pada otak untuk mengkoneksikannya terhadap prilaku yang kita perbuat. Begitu
besar eksistensi hati dalam menetukan setiap langkah hidup yang kita jalani.
Hati merupakan cerminan seseorang. Hati yang suci adalah
hati yang senantiasa mengingat dan merasakan kedekatan dengan Allah.
Kamis, 24 Februari 2011
Senandung Ukhuwah
Sungguh, bertemu dengan kalian adalah hal yang terindah yang pernah saya rasakan. Sebelumnya tak pernah kurasakan manisnya ukhuwah. namun, bertemu dengan kalian membuatku merasa bahagia. kini ku merasakan manisnya ukhuwah di antara pahitnya kehidupan. ku temukan mata air persadaraan, di tengah padang pasir yang gersang. ku temukan cinta yang sesungguhnya, cinta yang bukan dilandasi karena nafsu. bukan pula cinta yang dijejali dengan harta dan tahta. tetapi cinta, yang sebenarnya cinta, yaitu cinta kepada Allah. cinta karena Allah.
saudaraku, mungkin suatu saat kita akan berpisah. namun persaudaraan ini tak akan pernah luntur dan pudar. yakinlah bahwa kita akan dipertemukan kembali. walaupun mungkin kita tak bertemu lagi di dunia ini, tetapi di dunia yang sebenarnya. Insya Allah, kita akan bertemu di Surga-Nya. maka dari itu berjanjilah atas petemuan kita di sana, di telaga Kautsar, di Surga Allah.
Selasa, 15 Februari 2011
Mengapa Allah Menciptakan Babi?
Mengapa Allah menciptakan babi? Jawaban yang mudah dari pertanyaannya adalah “Tanya saja lansung sama Allah”. memang benar hanya Allah yang tau menga Dia menciptakan babi, karena Dia-lah yang telah mencptakan makhluk yang di haramka tersebut. Namun, mungkin kita muncul dikepala kita, mengapa di ciptakan, kalau ujung-ujungnnya tidak diperbolehkan untuk memakannya juga. Pengen tau? Baca terus catatan ini ya.
Allah tidak akan menciptakan sesuatu dengan sia-sia. Pasti ada alasannya. Allah-lah yang lebih mengetahui ketimbang manusia. Kita tidak perlu tau, karena itu hak Allah. Dalam Qur’an Surah Ali Imran ayat 191:
Rabu, 16 Juni 2010
Antara tulus dan ikhlas
Apa itu tulus? Kalau ikhlas apa? Lalu Adakah perbedaan antara keduanya? Jika anda merasa sama saja, anda salah. Tentu keduanya berbeda. Lalu apa bedanya? Tulus belum tentu ikhlas. Ikhlas juga belum tentu tulus. Ikhlas dan tulus memang berasal dari hati, tetapi hanya ikhlas yang beriringan dengan keridhoan Allah SWT, sedangkan tulus belum tentu. Sabagai salah satu contoh bentuk implementasinya yaitu, ketika hendak melaksanakan sholat subuh. Saat-saat itu setan menggoda untuk tidak mendirirkan sholat subuh. Azan berkumandang, kita mulai bimbang menentukan antara tidur dan sholat. Namun karena ketaatan dan rasa takut terhadap Allah SWT, dengan berat hati akhirnya bangun dan mendirikan sholat subuh. Nah, contoh ini merupakan salah satu contoh ikhlas tetapi tidak tulus.
Contoh kedua, melakukan sesuatu dengan tulus tetapi tidak ikhlas. Misalnya, sepasang kekasih yang melakukan hubungan seksual di luar nikah. Mereka saling menyerahkan diri mereka. Mereka tulus melakukan hal ini tetapi Allah SWT tidak ridho dengan perbuatan yang mereka lakukan itu. jadi antara tulus dan ikhas memang ada bedanya. Namun, tentu akan lebih baik lagi apabila kita melakukan sesuatu diiringi niat yang tulus serta dengan keikhlasan penuh kepada Rabb pencipta alam.
Jumat, 11 Juni 2010
Positive thinking aja….!!!
Terkadang kita merasa sedih, kecewa, dan kesal jikalau kita tidak mendapatkan apa yang diingin. Mungkin saja ketika kita menginginkan sesuatu misalnya laptop, motor, mobil, dan lain-lain. Namun semua itu tidak sama sekali didapatkan. Tantulah hal itu membuat kita kecewa dan sedih. Kitapun bertanya-tanya dalam hati, mengapa kita tidak mendapatkannya?? padahal kita sudah ikhtiar untuk mendapatkannya dan diiringi dengan doa ketika kita mendirikan sholat. Mengapa Allah tidak memberikankannya?? padahal kita merasa bahwa sesuatu itu amat dimbutuhkan. Mungkin sebagian orang pernah memikirkan hal ini. termasuk saya sendiri. Ya, menurut saya hal itu wajar saja. Saya sering sekali memikirkan hal ini. mengapa begini? mengapa tidak begitu? Hal ini mungkin saja bergejolak dalam hati kita semua. Pikiran kita timbul pertanyaan-pertanyaan
Kamis, 20 Mei 2010
Kekuatan doa robitoh
Mungkin kalau kita sering membaca Al-ma’tsurat, kita akan mengetahui sebuah doa yang selalu kita baca pada penguhujungnya. Ya, doa itu pasti robitoh. Setiap hari kita membaca doa ini, paling tidak 2 kali sehari, yaitu pada pagi hari dan sore hari. Namun taukah kita bahwasannya doa robitoh ini memiliki kekuatannya tersendiri bagi orang yang benar-benar memahami serta khusyu’ ketika membacanya???
Nah, saya mempunyai sebuah kisah tentang kekuatan doa robitoh. Ini adalah kisah nyata, bukan sekedar karya fiktif belaka. Begini ceritanya….
Ketika itu aku pulang kesorean karena, setiap hari senin, aku harus mengikuti “Forum Qur’an”(FQ) di sekolahku. Entah kenapa pada hari itu, FQ pulangnya agak lama. Saat itu hari sudah sangat sore, aku khawatir ayah ku akan memarahiku karena aku pulangnya terlambat. Sepanjang perjalanan aku berdoa’ kepada Rabb semesta alam. Aku membaca do’a robitoh sambil membayangkan wajah ayahku. Aku berharap ayahku tak akan memarahiku…
Nah, saat yang mendebarkan tiba. Aku cemas. Namun aku harus tetap pulang ke rumahku. Aku berjalan mendekati pintu, lalu ku buka pintu itu. sreeettttt. Pintupun terbuka. Ternyata ayahku tepat berada di hadapanku. Ia sedang duduk. aku mengucapkan salam. ayahkupun langsung menjawab. Seperti tidak ada apa-apa. Ayahku tersenyum kepadaku, dan berkata,” udah pulang nak?”. Kontan aku terkejut, tapi itu membuatku terasa lebih nyaman. Ayah tidak memarahiku seperti yang kubayang-bayangkan tadi sepanjang perjalanan. Terima kasih ya Rabb….
Nah ternyata tak disangak-sangka,,, betapa dahsyatnya kekuatan do’a robitoh. Dapat melembutkan hati seseorang. Dapat menjadi penenang tentunya bagi kita.
Nah, sebenarnya masih ada satu lagi kisah mengenai dahsyatnya kekuatan do’a robitoh… tapi apa para pembaca mau tau??? Mau?? Oke dech….
Begini ceritanya….
Saat itu aku mendapatkan sebuah tugas akhir kelas 2 SMA, yakni membuat drama ataupun film. Nah, ketika itu kelompokku memilih untuk membuat film saja, karena kalau salahkan bisa di ulang. Itu pikir aku dan teman-temanku. Batas waktu pengumpulan telah ditetapkan bersama.
Namun menjelang hari pengumpulan, filmku juga tak kunjung selesai. Masih banyak masalah yang ditemui, seperti kurang serius, videonya gak bisa di putar, dan masih banyak lagi. Apalagi aku inikan aktifis sekolah. Aku sibuk di OSIS, Rohis, Mading, Majalah, dan kesibukanku yang lainnya. Hem,, aku pusing sekali!!!
Hari itupun tiba dimana semua film setiap kelompok harus dikumpulkan. Aku kelimpungan, bingung tak karuan. Namun semua itu tidak bisa dihindarkan, jadi harus dihadapi. Akhirnya aku bersama kelompokku memberaikan diri untuk menghadap guru Bahasa Indonesia. Guru yang satu ini memang agak menakutkan. Hal ini lah yang membuatku semakin membuat ku cemas dan takut. Takut dimarahi, diomeli, dan takut tidak diberi nilai.
Saat berada di koridor sekolah hendak menuju ruang guru, salah satu temanku berkata.” Bagaimana ini? aku bingung. Ya, udahlah kita sama-sama do’a robitoh saja.” Aku dan teman lainnyapun mengiyakan. Lucunnya, salah satu kelompok aku ada yang beragama Kristen. Ia malah mengatakan,”hah, berdo’alah kalian, nanti saya aminkan”.
Dalam perjalanan menuju ke ruang guru, kami semua membaca do’a dan diantara kami ada yang berzikir. Hihi lucu banget…
Sesampainya disana, dengan tergagap aku mengatakan yang sebenarnya pada guruku itu. dengan agak sedikit memelas, aku membujuk ibu guru itu.
Ibu guru itu sudah menunjukkan wajah yang gak enak dipandang. Tapi tak disangka dibalik wajahnya yang seperti itu, ternyata saat itu guruku sedang baik hati. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba kok jadi baik. Hahay, aku tak menyangka. Setelah itu aku teringat saat aku hendak ke ruang guru, sebelumnya aku membaca do’a robitoh. Ya, Rabb…. Betapa Engkau Maha Penyayang…
Nah, begitu ceritanya,,, so… kita jangan ragu untuk selalu berdo’a pada Allah ya…. Yakinlah setiap apa yang kita do’akan, pasti Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita.
Nah, saya mempunyai sebuah kisah tentang kekuatan doa robitoh. Ini adalah kisah nyata, bukan sekedar karya fiktif belaka. Begini ceritanya….
Ketika itu aku pulang kesorean karena, setiap hari senin, aku harus mengikuti “Forum Qur’an”(FQ) di sekolahku. Entah kenapa pada hari itu, FQ pulangnya agak lama. Saat itu hari sudah sangat sore, aku khawatir ayah ku akan memarahiku karena aku pulangnya terlambat. Sepanjang perjalanan aku berdoa’ kepada Rabb semesta alam. Aku membaca do’a robitoh sambil membayangkan wajah ayahku. Aku berharap ayahku tak akan memarahiku…
Nah, saat yang mendebarkan tiba. Aku cemas. Namun aku harus tetap pulang ke rumahku. Aku berjalan mendekati pintu, lalu ku buka pintu itu. sreeettttt. Pintupun terbuka. Ternyata ayahku tepat berada di hadapanku. Ia sedang duduk. aku mengucapkan salam. ayahkupun langsung menjawab. Seperti tidak ada apa-apa. Ayahku tersenyum kepadaku, dan berkata,” udah pulang nak?”. Kontan aku terkejut, tapi itu membuatku terasa lebih nyaman. Ayah tidak memarahiku seperti yang kubayang-bayangkan tadi sepanjang perjalanan. Terima kasih ya Rabb….
Nah ternyata tak disangak-sangka,,, betapa dahsyatnya kekuatan do’a robitoh. Dapat melembutkan hati seseorang. Dapat menjadi penenang tentunya bagi kita.
Nah, sebenarnya masih ada satu lagi kisah mengenai dahsyatnya kekuatan do’a robitoh… tapi apa para pembaca mau tau??? Mau?? Oke dech….
Begini ceritanya….
Saat itu aku mendapatkan sebuah tugas akhir kelas 2 SMA, yakni membuat drama ataupun film. Nah, ketika itu kelompokku memilih untuk membuat film saja, karena kalau salahkan bisa di ulang. Itu pikir aku dan teman-temanku. Batas waktu pengumpulan telah ditetapkan bersama.
Namun menjelang hari pengumpulan, filmku juga tak kunjung selesai. Masih banyak masalah yang ditemui, seperti kurang serius, videonya gak bisa di putar, dan masih banyak lagi. Apalagi aku inikan aktifis sekolah. Aku sibuk di OSIS, Rohis, Mading, Majalah, dan kesibukanku yang lainnya. Hem,, aku pusing sekali!!!
Hari itupun tiba dimana semua film setiap kelompok harus dikumpulkan. Aku kelimpungan, bingung tak karuan. Namun semua itu tidak bisa dihindarkan, jadi harus dihadapi. Akhirnya aku bersama kelompokku memberaikan diri untuk menghadap guru Bahasa Indonesia. Guru yang satu ini memang agak menakutkan. Hal ini lah yang membuatku semakin membuat ku cemas dan takut. Takut dimarahi, diomeli, dan takut tidak diberi nilai.
Saat berada di koridor sekolah hendak menuju ruang guru, salah satu temanku berkata.” Bagaimana ini? aku bingung. Ya, udahlah kita sama-sama do’a robitoh saja.” Aku dan teman lainnyapun mengiyakan. Lucunnya, salah satu kelompok aku ada yang beragama Kristen. Ia malah mengatakan,”hah, berdo’alah kalian, nanti saya aminkan”.
Dalam perjalanan menuju ke ruang guru, kami semua membaca do’a dan diantara kami ada yang berzikir. Hihi lucu banget…
Sesampainya disana, dengan tergagap aku mengatakan yang sebenarnya pada guruku itu. dengan agak sedikit memelas, aku membujuk ibu guru itu.
Ibu guru itu sudah menunjukkan wajah yang gak enak dipandang. Tapi tak disangka dibalik wajahnya yang seperti itu, ternyata saat itu guruku sedang baik hati. Entah apa yang terjadi, tiba-tiba kok jadi baik. Hahay, aku tak menyangka. Setelah itu aku teringat saat aku hendak ke ruang guru, sebelumnya aku membaca do’a robitoh. Ya, Rabb…. Betapa Engkau Maha Penyayang…
Nah, begitu ceritanya,,, so… kita jangan ragu untuk selalu berdo’a pada Allah ya…. Yakinlah setiap apa yang kita do’akan, pasti Allah akan memberikan yang terbaik untuk kita.
Langganan:
Postingan (Atom)
saudara seperjuangan
Wahai saudaraku,,, Ingatlah akan sebuah janji kita Untuk selalu bersama Di surga-Nya kelak
|
Sebuah Renungan |




