Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label muslimah. Tampilkan semua postingan

Senin, 06 Februari 2012

Alasan Ilmiah dibalik Larangan Khalwat (berduaan) Pria dan Wanita

0 komentar
Perintah untuk tidak berkhalwat (berdua-duaan) antara seorang pria dan wanita yang bukan mahram selama ini dipatuhi seorang mukmin sebagai ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya. Tapi, jarang dari kita yang mengetahui alasan ilmiah di balik perintah itu.
Kenapa hal tersebut dilarang dan dianggap berbahaya oleh syariat Islam? Bagian tubuh kita yang mana yang ternyata berpengaruh terhadap kondisi khalwat itu?

Baru-baru ini, sebuah penelitian membuktikan bahaya berkhalwat tersebut.

Para peneliti di Universitas Valencia menegaskan bahwa seorang yang berkhalwat dengan wanita menjadi daya tarik yang akan menyebabkan kenaikan sekresi hormon kortisol. Kortisol adalah hormon yang bertanggung jawab terjadinya stres dalam tubuh. Meskipun subjek penelitian mencoba untuk melakukan penelitian atau hanya berpikir tentang wanita yang sendirian denganya hanya dalam sebuah simulasi penelitian. Namun hal tersebut tidak mampu mencegah tubuh dari sekresi hormon tersebut.

"Cukuplah anda duduk selama lima menit dengan seorang wanita. Anda akan memiliki proporsi tinggi dalam peningkatan hormon tersebut," inilah temuan studi ilmiah baru-baru ini yang dimuat pada Daily Telegraph!

Minggu, 08 Januari 2012

Merawat Organ Kewanitaan

0 komentar

Tinggal di daerah tropis yang panas membuat kita sering berkeringat. Keringat ini membuat tubuh kita lembab, terutama pada organ seksual dan reproduksi yang tertutup dan berlipat. 


Akibatnya bakteri mudah berkembang biak dan eksosistem di vagina terganggu sehingga menimbulkan bau tak sedap serta infeksi. Untuk itulah kita perlu menjaga keseimbangan ekosistem vagina.

Ekosistem vagiana adalah lingkaran kehidupan yang ada di vagina. Ekosistem ini dipengaruhi oleh dua faktor utama, yaitu estrogen dan laktobasilus (bakteri baik). Jika keseimbangan ini terganggu, bakteri laktobasilus akan mati dan bakteri pathogen akan tumbuh sehingga tubuh akan rentan terhadap infeksi.

Sebenarnya di dalam vagina terdapat bakteri, 95 persennya adalah bakteri yang baik sedang sisanya bakteri pathogen. Agar ekosistem seimbang, dibutuhkan tingkat keasaman (pH balance) pada kisaran 3,8 - 4,2. Dengan tingkat keasaman tersebut, laktobasilus akan subur dan bakteri pathogen mati.

Banyak faktor yang menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem vagina, antara lain kontrasepsi oral, diabetes melitus, pemakaian antibiotik, darah haid, cairan mani, penyemprotan cairan ke dalam vagina (douching) dan gangguan hormon (pubertas, menopause atau kehamilan).

Sabtu, 15 Mei 2010

Surat Untuk Para Muslimah

0 komentar
Bismillahirrahmanirrahim 

Assalamu ‘Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 

Saudariku yang kucintai karena Allah. Bagaimana kabarmu hari ini? Untung atau rugikah kita?... 
Selayaknyalah pujian dan sanjungan senantiasa terikrarkan kepada Raab Semesta Alam, yang ruh-ruh manusia berada dalam kehendaknya, dicabut kapan dan dimanapun, 
siap atau tidak siap seorang hamba. 
Shalawat dan salam semoga tercurah kepada junjungan kita, nabi dan rasul terakhir, Muhammad shallahu ‘Alahi wa Sallam 
yang senantiasa mengajarkan kebaikan kepada manusia, yang Karena kegigihan dan cintanya, islam ini senantiasa hidup dalam hati umatnya. Dan semoga kita termasuk orang-orang yang terang hatinya oleh cahaya islam. Aamin . 
Saudariku yang mahal… most precious for us.,. 
Tahukah engkau, bahwa ki sangat berarti??? kKita adalah wanita muslimah, calon ibu untuk untuk generasi yang akan datang. Kita sangat dibutuhkan oleh agama ini, untuk menghasilkan dan mendidik generasi secara islami. 
sehingga muculah generasi-generasi rabbani yang cinta dan takut kepada Rabbnya, Allah Subhana wa ta’ala. 
Kita adalah calon ibu yang diungkapkan dalam sebuah syair: 
“Seorang ibu adalah lembaga pendidikan, Yang jika benar-benar mempersiapkannya, Berarti telah mempersiapkan sebuah generasi yang benar-benar tangguh”
Wahai saudariku… 
Kita adalah mutiara termahal yang tidak dapat di beli dengan kekayaan sebesar apapun dan dengan kekuasaan setinggi apapun. Sungguh hanya Allah yang mampu untuk membelimu dengan harta yang sangat mahal yang dirindukan oleh setiap insan dibumi ini yakni dengan syurgaNYA. Yah..! SURGA ALLAH!!! Aduhai saudariku! Adakah yang lebih mahal dari syurgaNYA.? 
Saudariku, Wahai belahan jiwaku…! 
Sungguh aku sangat mencintaimu seperti aku mencintai diriku ini. 
Seorang saudara itu bukan hanya seseorang yang kita lihat dan temui, tetapi seorang saudara adalah orang yang kita sebut dalam doa-doa kita. Dan engkau selalu kusebut dalam setiap waktu yang ada.. 
Saudariku, duhai pujaan hatiku… 
Aku ingin bertanya kepadamu wahai saudariku…!
Apa yang akan engkau lakukan terhadap sebuah benda yang paling engkau sayangi, 
benda yang paling berharga dalam hidupmu? 
Tentu dari lubuk hatimu yang paling dalam engkau akan mengatakan bahwa 
” aku tentu akan menjaganya agar tidak dirusak oleh orang lain. bahkan aku akan menyimpannya di suatu tempat yang tersembunyi sehingga tidak akan terlihat oleh lain." 
Yah…begitulah semestinya… 
Tahukah engkau saudariku…! 
Islam begitu menjaga wanita, wanita adalah mutirara,berlian,zamrud atau perhiasan lainya. Ia begitu berharga.... 
Tahukah engkau bagaimana perhiasan itu diperlakukan? 
Ia disimpan ditempat yang terjaga dari tangan-tangan yang jahil. 
Islam tidak membiarkan ada seseorangpun yang ingin memilikinya dengan cara yang tidak halal. Islam takut jika perhiasan itu dilihat, dicuri, disentuh, dimiliki atau bahkan setelah dimilki akan dibuang oleh sesorang setelah ia bosan dengan perhiasan itu. Maka ditempatkannyalah perhiasan itu dalam sebuah rumah yang aman. 
Ternyata saudariku…! 
Rumah itu belumlah cukup dirasa aman, 
islam masih takut jika ada orang jahat yang bisa mencurinya, 
lalu disimpanlah dalam sebuah kamar. 
Dalam kamar itupun, perhiasan disimpan dalam lemari, kemudian masih ada laci didalamnya. Tahukah engkau saudariku…! 
Ternyata dalam lacipun masih ada kotak untuk menyimpan perhiasan itu. 
Kemudian lemari dan kamar dikuncinya, lalu kemudian rumahnya. 
Bayangkanlah saudariku…! 
Apakah masih ada manusia yang mengganggu perhiasan itu? 
Tidak bukan? 
Perhiasan itu menunggu sampai datang seorang pemilik yang benar-benar halal dan telah ditentukan oleh Allah sebagai pasangan hidupnya. 
Duhai saudariku! 
Wanita islam bukanlah bunga di tepi jalan yang tumbuh diantara semak dan rumput liar. 
Bunga yang tiap saat bisa dinikmati keindahannya, dipetik lalu kemudian dibuang setelah layu oleh orang-orang yang melewati jalan itu. 
Bukan saudariku…bukan…! 
Engkau bukanlah bunga yang dikatakan oleh sebuah grup musik dari negaraku, d'masiv, oh afwan, sheila on seven maksudnya, yang dalam lagunya bunga ditepi jalan yang bisa dipetik sebelum layu. Sungguh engkau tidaklah seperti itu… 
Sesungguhnya, 
engkau adalah bunga yang tumbuh dipadang pasir yang kering, 
bunga yang tetap mekar walaupun disekitarnya gersang. 
orang sulit menemukannya apalagi untuk memetiknya. 
Seperti itulah wanita muslimah. 
Ia tetap menjaga kehormatannya. 
Ia tetap berbalut pakaian kebesaran muslimah yaitu jilbab, 
ditengah para wanita yang terjerumus dalam arus mode pakaian yang jelas-jelas jauh dari syariat islam 
Saudariku…! 
Mungkin engkau akan heran dan bertanya, 
mengapa aku ini menulis tentang perhiasan yang sangat berharga? 
Saudariku..! 
ini hanyalah sebuah perumpamaan. 
Seperti itulah gambaran wanita dalam islam. 
Ia begitu dijaga dari fitnah dan maksiat sehinga diperintahkan untuk menutup auratnya dihadapan laki-laki yang bukan mahramnya. 
Duhai saudariku yang mahal… 
Saat ini banyak saudari-saudari kita yang membuka pakaian muslimahnya dengan memperlihatkan aurat mereka. 
Tanpa ada rasa takut memperlihatkannya kepada orang yang tidak semestinya melihatnya. 
Bahkan saudariku…!... 
Diantara mereka malah ada yang bangga jika seorang laki-laki memuji kemolekan tubuh yang dia pertontonkan.! Oh… my… god… 
Ah…saudariku, sudah malukah saudari2ku itu?atau…MASIH ADAKAH RASA MALU ITU di dalam hati saudari2ku itu? padahal wanita yang muslimah adalah wanita yang menghiasi akhlaknya dengan rasa malu. 
Akan tetapi, aku berharap kepada Allah, semoga engkau, wahai saudariku, tidak seperti mereka dan kewajiban bagi kita adalah mendoakan saudari-saudari kita yang lain. 
Besar harapanku agar Engkau bukanlah wanita-wanita yang dimaksud oleh Rasulullah Shallahu ‘Alaihi wa Sallam, yaitu perempuan yang berpakaian tetapi telanjang. 
Aku berharap engkau menutup aurat hanyalah karena Allah, karena kecintaan kita sebagai seorang hamba kepadaNYA. Namun bagi saudari2ku yang belum menutup aurat, ingatlah firman Allah: 
“ Dan katakanlah kepada para perempuan yang beriman, agar mereka menjaga pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang biasa nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali kepada…(An Nuur:31) dan lihat surah Al ahzab: 59 Artinya 
"Hai Nabi,katakanlah kepada istri-istrimu,anak-anak perempuanmu,dan istri-istri kaum mukmin:"Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka."Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah di kenal,karena itu mereka tidak diganggu.Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang " 
(Al-Ahzab:59) 
Oleh karena itu, 
sayangilah dirimu dan jagalah perhiasan termahal yang engkau miliki, 
sebab hanya mahrammulah yang berhak untuk melihatnya. 
Dan dengan menutup aurat, berarti engkau sedang mengundang kasih sayang Allah. 
Namun jika engkau membangkang, sungguh saudariku, Azab Allah amat pedih.... 
Not only that saudariku, ternyata ada satu perkara dan perkara inipun sering kita anggap biasa saja, namun ternyata hal ini dibenci oleh Raab kita. Dari Ghaim binQais, dari Abu Musa Al-Asy’ari Radhiyallahu Anhu, dia menceritakan, Rasulullah shalallahu ‘Alahi wa Sallam bersabda: 
“ setiap wanita mana saja yang memakai wangi-wangian lalu dia berjalan melewati sebuah kaum supaya mereka mencium bau wangainya, berarti dia telah berzina”.(HR. Ahmad, An-Nasai’, Abu Dawud dan Tirmidzi) 
Saudariku yang kucintai karena Allah, engkau tahukan apa itu zina? Memang dihadapan manusia muslimah tersebut tidak terang-terangan berbuat zina, namun ternyata dalam pandangan Allah, kita adalah seorang pezina. Na’udzubillah. 
Nah saudariku, sebagai orang yang mengaku sebagi pengikut Rasulullah Shalallahu ‘Alahi wa Sallam, maka tidak sepantasnya kita membangkang kepadanya. Kekasih kita pernah menyabdakan sebuah hadits: 
“ niscaya akan muncul suatu kaum dari umatku yang menghalalkan zina, sutera,khamr, dan alat-alat musik”(HR. Bukhari) 
Saudariku, 
sesungguhnya banyak mendengar musik itu dapat mengeraskan hati. 
Maksudnya adalah ia tidak akan mencintai Al Qur’an, tidak pula dzikir, tidak pula hadits nabi dan shirahnya. 
Saudariku yang kucintai karena allah... 
belahan jiwaku... 
permata hatiku... 
dan Ah………… aku tidak bisa lagi mengungkapkan rasa cintaku pada engkau. 
Sesungguhnya aku menulis “SURAT CINTA INI” ini, bukan berarti aku adalah orang yang sempurna. Bukan saudariku…bukan seperti itu. aku ini adalah manusia yang juga baru belajar. Namun sebagai seorang yang mengaku mencintai kalian, kuberanikan diri ini menuliskan kata-kata cinta kepada engkau. 
Aku tidak bisa bertemu dengan kalian, 
namun yang bisa kulakukan hanyalah menulis sebuah surat 
sebagai ungkapan betapa aku mencintai kalian dan juga sebagai wadah untuk mengingatkan diriku dan juga saudari2ku yang mungkin setiap saat bisa lupa. 

Semoga Allah senantiasa melimpahkan 
rahmatNYA dan PetuinjukNYA kepada kita semua.

Kamis, 29 April 2010

Wahai muslimah, apa yang menyebabkan mu enggan berjilbab…???

0 komentar

Mulianya seorang wanita itu, hingga syurga nan indahpun di bawah telapak kakinya. Beruntungnya seorang wanita itu, hingga ia disebut tiga kali oleh Rasulullah sebelum akhirnya lelaki ketika salah seorang sahabat bertanya pada kekasih Allah, siapakah yang terlebih dahulu harus ia hormati. Jawabannya adalah ibu. Bukankah ibu itu seorang wanita?? Ya, begitu istimewanya kaum hawa. Terjaganya wanita dalam kesolehan, hingga ia menjelma menjadi perhiasan terindah dunia. 
Of course, hanya wanita sholehah yang bisa menjadi perhiasan terindah di dunia. Beruntungnya jika ia menjadi bidadari syurga kelak nantinya
Mendengar kata wanita sholehah, tentulah kita langsung membayangkan seseorang yang baik perangainya, ucapan dan perbuatannya serta pastilah ia orang yang cerdas dan pintar. Namun itu hanya dinilai dari segi akhlak dan fikrianya saja. Yupz,,, secara fisik pastinya kita juga membayangan sosok wanita sholehah itu biasanya berparas cantik, rapi, selalu tersenyum  pakaiannya tertutup, gak ketat, dan gak transparan serta yang pastinya menutup aurat dan so pasti berjilbabkan… 
Pada artikel kali ini, saya tidak akan mambahas semua yang telah saya tuliskan di atas (mungkin di next artikel kali ya…), namun lebih terfokus dengan masalah jilbab. Ya… jilabab. Jilbab merupakan penutup dari kepala hingga dada bagi kaum hawa terutama bagi wanita yang bergelar muslimah. Tak sekedar hanya untuk menutupi kepala, karena pada dasarnya jilbab itu berbeda dengan penutup kepala yang masih terlihat telinganya. Berbeda pula dengan kerudung yang masih tampak bagian dadanya. Bukankah Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Qur’an Surah Al-Ahzab ayat 59, yang berbunyi:
“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka." Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang” 

Ya, jelas sudah yang tercatat dalam kitab suci bernama Al-Qur’an ini. Bukankah menutup aurat itu perintah Allah SWT. Kita telah mengetahui bahwa munutup aurat itu wajib. Dan kita tau pula bahwa segala yang wajib itu harus dilakukan, kalau tidak dilakukan, bagaimana??? Ya… tau sendiri konsekuensinya, dosa yang pasti. Memang kedengarannya menyeramkan. tapi inilah yang sesunggahnya.
Tapi bagaimana kalau kita belum siap untuk memakainya? Ehm,,, kalau kita terus berkata belum siap, kapan akan memulainya??? Menurut survey yang saya lakukan, sebagian dari wanita muslim yang tidak berjilbab mengatakan mereka belum mendapat hidayah untuk memakai jilbab. Ehm,,, kalau nunggu hidayah datang, keburu tua loh. Kita gak tau kapan malaikat pencabut nyawa akan menjemput kita. Ada sebuah kalimat taujih yang pernah saya dengar.
”hidayah itu tidak akan datang dengan sendirinya jikalau kita tak mencari hidayah itu sendiri”, kata kakak mentor saya.

Agak menyinggung sedikit, bahwa hidayah itu bukannya sesuatu yang secara tiba-tiba akan kita dapatkan. Butuh proses untuk mendapatkan hidayah. Berbeda dengan taufik. Tidak semua orang mendapatkannya, hanya orang-orang pilihan Allah yang bisa mendapatkannya. Taufik itu datang secara tiba-tiba. Misalnya, si Budi adalah anak yang nakal dan suka membangkak orang tuanya(maaf ya kalau ada yang namanya Budi). Pada suatu malam ia bermimpi bertemu dengan seseorang yamg memakai pakaian berwarna putih. Orang itu hendak mengambil nyawanya. Budi sangat ketakutan dan berlari tak karuan. Tiba-tiba secara spontan ia terbangun dan dalam posisi duduk. Ia ngosngosan. Kemudian ia tarik nafas panjang lalu beristighfar. Saat itu ia baru menyadari segala perbuatan yang ia lakukan itu adalah perbuatan dosa dan menyakiti orang-orang di sekitarnya. Iapun bertobat. The end. Nah kira-kira seperti itu.
Kembali kepermasalahan awal. Sebenarnya masih banyak lagi alasan-alasan seorang muslimah tidak berjilbab. Tapi tidak akan saya bahas di sini, coz panjang banget.

Yuks,,, kita lanjutkan
Nah,,, mungkin sebagian dari kita bertanya-tanya mengapa sich Allah SWT mengharuskan kita untuk pakai jilbab. Jawabannya adalah terus baca artikel ini. heheh…

Jadi mengapa berjilbab???
Benda yang mahal harganya, so pasti susah didapatkan dan akan selalu dijaga dan dibelai serta disimpan ditempat yg teraman dan terbaik. Sudah pasti intan permata tidak akan dibiar terserak bukan?. Itulah makanya, wanita baik-baik pasti wanita yg dijaga baik-baik pula, bukan wanita yg banyak berserakan dan mudah ditemukan. Nah itulah sedikit gambaran mengapa wanita harus berjilbab, ya karena kita itu spesial. Kita bak intan permata yang selalu akan di jaga. Intan permata itu adalah jilbab yang kita kenakan. Maukan jadi intan permata??? Mau tentunya.  
Jikalau kita telah berjilbab, tentulah kita akan terhindar dari pelecehan dan fitnah. Karena banyak pelecehan seksual terhadap kaum wanita yang merupakan akibat tingkah laku mereka sendiri. Karena wanita merupakan fitnah (godaan) terbesar. Sebagaiman sabda Nabi Muhammad saw,

“Sepeninggalku tak ada fitnah yang lebih berbahaya bagi laki-laki daripada wanita.” (HR. Bukhari)

Maukah kita menjadi wanita seperti itu? Naudzubillah, semoga kita tak termasuk ke dalamnya.
Nah, untuk selanjutnya, ada kabar mengembirakan untuk para wanita nih khususnya yang berjilbab. Ternyata wanita sholehah itu seperti biadadari surga. Percaya gak?? Kalau ngak percaya, harus percaya!! Karena di dalam Al-Qur’an juga tertulis kayak gitu kok. Coba kita lihat

“Dalam surga itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, mereka tak pernah disentuh seorang manusia atau jin pun sebelumnya.” (QS. Ar-Rahman: 56)

“Mereka laksana permata yakut dan marjan.” (QS. Ar-Rahman: 58)

“Mereka laksan telur yang tersimpan rapi.” (QS. Ash-Shaffaat: 49)

Wah, ternyata dengan berjilbab, wanita akan memiliki sifat seperti bidadari syurga. Yaitu menundukkan pandangan, tak pernah disentuh oleh yang bukan mahramnya, yang senantiasa menjaga kehormatan diri. Wanita inilah merupakan perhiasan yang amatlah berharga. Bahkan kalau saya rasa wanita sholehah itu lebih dari bidadari syurga. Mengapa??cari tau sendiri jawabannya... heheh..

Nah, ternyata jilbab itu pentingkan. Walaupun terkadang ketika baru memulai membiasakan memakai jilbab, kita merasa gerah, risih dan panas. No problem!!!. Itu semua sebuah proses, yang lama-kelamaan kita akan terbiasa dengan kedaan seperti itu. Tapi di balik itu semua, jilbab itu menyimpan banyak manfaat. Jika rambut muslimah yang berjilbab terlindung dari sengatan panas matahari dan terlindung dari debu serta polusi, sehingga ketika jilbabnya dibuka, rambutnya tampak selalu bersinar. Rambut indahnya hanya diperlihatkan untuk orang-orang yang berhak melihatnya. Selain itu salah satu manfatnya dalam bidang kesehatan. Yupz,,, setelah di teliti oleh ahli kesehatan ternyata dengan bejilbab, kita para muslimah akan terhindar dari beberapa penyakit, seperti kanker kulit dan memperlambat gejala penuaan. Subhanallah… 
Jadi, setiap apa yang Allah SWT perintahkan kepada kita, baik itu yang kita sukai ataupun tidak pastilah ada kebaikannya untuk diri kita. Tentulah Allah tidak akan menzalimi setiap hambanya. Karena Allah Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Bagaimana??? Udah taukan… 
So muslimah,,, apa lagi sich yang membuatmu untuk tidak berjilbab??? 

saudara seperjuangan

saudara seperjuangan
Wahai saudaraku,,, Ingatlah akan sebuah janji kita Untuk selalu bersama Di surga-Nya kelak
";)active-Smart-Sholehah-creative-....ashe_kurniasih....(;"
Sebuah Renungan

go to keraton kadariah part 2

Jalan-jalan ke Keraton Kadariah

Followers